Flu: Si Penyakit Sejuta Umat yang Sering Diremehkan, Padahal Bisa Berbahaya

0
12

“Baru ganti cuaca sedikit, langsung pilek. Hidung tersumbat, tenggorokan sakit, badan pegal semua.”

Keluhan seperti ini mungkin terdengar sangat familiar bagi banyak orang. Flu, atau yang sering juga disebut dengan influenza, memang menjadi penyakit yang kerap datang tanpa permisi, apalagi saat musim pancaroba atau ketika daya tahan tubuh sedang menurun.

Meski dianggap sebagai penyakit ringan, flu bisa sangat mengganggu aktivitas harian dan bahkan berbahaya jika tidak ditangani dengan baik, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis.

Apa Itu Flu?

Flu adalah infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza. Berbeda dengan pilek biasa, flu umumnya muncul secara tiba-tiba dengan gejala yang lebih berat dan bisa menyebabkan komplikasi serius bila tidak ditangani.

Virus influenza terbagi menjadi tiga tipe utama yang menyerang manusia, yaitu influenza A, B, dan C, dengan tipe A dan B sebagai penyebab utama wabah musiman.

Penyebab dan Faktor Risiko

Flu menyebar melalui droplet (percikan air liur) saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Virus ini juga bisa menular lewat tangan atau permukaan yang terkontaminasi, lalu menyentuh hidung atau mulut.

Faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan tertular flu antara lain:

Sistem imun lemah, seperti pada penderita HIV/AIDS atau sedang kemoterapi.

Anak-anak dan lansia (usia di atas 65 tahun).

Pekerja medis atau mereka yang sering kontak dengan banyak orang.

Kondisi medis kronis, seperti asma, diabetes, atau penyakit jantung.

Kurang tidur dan stres berlebih yang menurunkan daya tahan tubuh.

Gejala Flu

Gejala flu bisa bervariasi tergantung daya tahan tubuh, namun umumnya meliputi:

Demam tinggi (bisa mencapai 39–40°C)

Sakit kepala

Nyeri otot dan sendi

Batuk kering

Pilek atau hidung tersumbat

Sakit tenggorokan

Kelelahan ekstrem

Menggigil

Mual atau muntah (lebih sering pada anak-anak)

Gejala biasanya muncul secara mendadak dan bisa berlangsung selama 5–7 hari, meskipun rasa lelah bisa bertahan lebih lama.

Bagaimana Proses Diagnosisnya?

Dokter biasanya dapat mendiagnosis flu berdasarkan gejala klinis dan riwayat kontak pasien. Dalam beberapa kasus, terutama bila flu muncul di luar musim atau pada pasien risiko tinggi, dokter dapat melakukan tes lanjutan seperti:

Rapid influenza diagnostic test (RIDT)

Tes PCR untuk mendeteksi jenis virus secara lebih akurat

Pilihan Pengobatan

1. Pengobatan Medis

Flu umumnya bisa sembuh dengan sendirinya, tetapi beberapa kasus memerlukan obat khusus. Dokter mungkin meresepkan:

Antiviral (seperti oseltamivir/Tamiflu): Efektif jika diminum dalam 48 jam pertama sejak gejala muncul.

Obat pereda gejala, seperti parasetamol untuk demam atau antihistamin untuk hidung tersumbat.

2. Perawatan Mandiri di Rumah

Istirahat total untuk mempercepat pemulihan.

Konsumsi cairan dalam jumlah cukup agar tubuh tetap terhidrasi.

Makan bergizi, khususnya makanan hangat seperti sup ayam yang membantu meredakan gejala.

Gunakan humidifier atau mandi air hangat untuk melegakan hidung tersumbat.

3. Alternatif Pendukung (Jika Relevan)

Beberapa orang memilih pengobatan tradisional sebagai pelengkap, seperti:

Ramuan herbal (jahe, madu, lemon)

Minyak esensial (eucalyptus, peppermint) sebagai aromaterapi Namun, penting untuk memastikan tidak ada interaksi obat atau alergi tertentu sebelum menggunakannya.

Pencegahan Flu dan Tips Hidup Sehat

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Berikut beberapa cara efektif mencegah flu:

✅ Vaksinasi tahunan

Vaksin flu disarankan setiap tahun karena virus influenza terus bermutasi. Terutama penting bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, dan tenaga kesehatan.

✅ Menjaga kebersihan tangan

Cuci tangan secara rutin dengan sabun dan air mengalir, terutama sebelum makan dan setelah bepergian.

✅ Gunakan masker saat sakit atau saat musim flu

Mengurangi penyebaran virus ke orang lain.

✅ Pola hidup sehat

Tidur cukup

Olahraga teratur

Konsumsi makanan tinggi vitamin C dan antioksidan

✅ Hindari kontak dekat dengan orang yang sedang flu