Bayangkan setiap hari Anda merasa haus berlebihan, sering buang air kecil, cepat lelah, dan berat badan menurun tanpa sebab yang jelas. Banyak orang menganggap keluhan ini sepele atau hanya akibat kelelahan biasa. Namun, gejala tersebut bisa menjadi tanda awal diabetes melitus, penyakit metabolik kronis yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius jika tidak ditangani dengan tepat.
Apa Itu Diabetes Melitus?
Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang terjadi ketika kadar gula (glukosa) dalam darah meningkat di atas batas normal. Kondisi ini disebabkan oleh gangguan pada hormon insulin—hormon yang membantu mengatur kadar gula darah—baik karena tubuh tidak memproduksi insulin yang cukup maupun karena tubuh tidak dapat menggunakannya secara efektif (resistensi insulin).
Jenis diabetes melitus meliputi:
1. Diabetes tipe 1 – tubuh sama sekali tidak memproduksi insulin, biasanya terjadi pada usia muda.
2. Diabetes tipe 2 – tubuh tidak efektif menggunakan insulin, umum terjadi pada orang dewasa, tetapi kini mulai banyak pada usia muda akibat gaya hidup.
3. Diabetes gestasional – terjadi pada ibu hamil dan biasanya membaik setelah melahirkan, namun meningkatkan risiko diabetes tipe 2 di masa depan.

Diabetes melitus, yang sering dikenal dengan istilah penyakit gula, merupakan salah satu penyakit kronis yang jumlah penderitanya terus meningkat dari tahun ke tahun. Penyakit ini tidak hanya memengaruhi kadar gula darah, tetapi juga dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius jika tidak dikelola dengan baik. Melalui tulisan ini, penulis berusaha menyajikan informasi mengenai gejala, penyebab, serta cara mengelola diabetes melitus agar masyarakat dapat lebih memahami pentingnya pencegahan dan pengendalian sejak dini.Diabetes melitus, yang sering dikenal dengan istilah penyakit gula, merupakan salah satu penyakit kronis yang jumlah penderitanya terus meningkat dari tahun ke tahun. Penyakit ini tidak hanya memengaruhi kadar gula darah, tetapi juga dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius jika tidak dikelola dengan baik. Melalui tulisan ini, penulis berusaha menyajikan informasi mengenai gejala, penyebab, serta cara mengelola diabetes melitus agar masyarakat dapat lebih memahami pentingnya pencegahan dan pengendalian sejak dini.