- Advertisement -Newspaper WordPress Theme
UncategorizedJangan Anggap Sepele! Kenali Kurap, Infeksi Jamur Kulit yang Menular

Jangan Anggap Sepele! Kenali Kurap, Infeksi Jamur Kulit yang Menular

“Kulit saya jadi merah melingkar, gatal banget, apalagi saat berkeringat. Sudah saya kasih bedak, tapi makin lebar dan perih.”

Kalimat seperti ini sering diucapkan oleh penderita kurap. Masalah kulit yang satu ini sering dianggap ringan dan bisa sembuh sendiri, padahal jika dibiarkan, kurap bisa menyebar ke bagian tubuh lain dan menular ke orang lain.

Kurap memang bukan penyakit berbahaya, tapi bisa sangat mengganggu kenyamanan, penampilan, hingga kepercayaan diri. Sayangnya, masih banyak orang yang salah paham dalam penanganannya atau bahkan keliru menyamakannya dengan penyakit kulit lain.
Apa Itu Kurap?

Kurap adalah infeksi jamur kulit yang disebabkan oleh kelompok jamur dermatofita dan dikenal dalam istilah medis sebagai tinea corporis. Jamur ini menyerang lapisan luar kulit, rambut, atau kuku, dan tumbuh subur di area yang hangat dan lembap.

Kurap ditandai dengan ruam melingkar berwarna kemerahan atau kecokelatan, bersisik, gatal, dan sering kali tampak lebih aktif atau meradang di tepiannya. Di tengah lingkaran, kulit biasanya tampak lebih normal atau lebih terang. Itulah mengapa kurap juga dikenal sebagai ringworm, meski sama sekali tidak disebabkan oleh cacing.

Penyebab dan Faktor Risiko Kurap

Penyebab Utama:

  • Kurap disebabkan oleh infeksi jamur dermatofita, yang bisa menyebar melalui:
  • Kontak langsung dengan kulit orang yang terinfeksi
  • Benda terkontaminasi, seperti handuk, pakaian, sisir, atau alat olahraga
  • Permukaan umum yang lembap, seperti lantai kamar mandi, kolam renang, atau gym
  • Kontak dengan hewan terinfeksi, seperti kucing atau anjing

Faktor Risiko:

  • Beberapa kondisi yang meningkatkan risiko terkena kurap antara lain:
  • Lingkungan panas dan lembap (umum di negara tropis seperti Indonesia)
  • Kebersihan kulit yang kurang terjaga
  • Sering berkeringat atau mengenakan pakaian basah terlalu lama
  • Berbagi barang pribadi
  • Sistem kekebalan tubuh lemah
  • Menggunakan pakaian ketat atau berbahan sintetis

Gejala-Gejala Kurap Gejala kurap biasanya cukup khas dan mudah dikenali. Di antaranya:

  1. Ruam berbentuk cincin atau lingkaran, dengan tepi merah dan bagian tengah lebih cerah
  2. Gatal intens, apalagi saat berkeringat
  3. Kulit terasa kering, bersisik, atau mengelupas
  4. Terkadang bisa terasa perih atau seperti terbakar
  5. Bisa menyebar ke area tubuh lain jika tidak segera diobati
  6. Kurap dapat muncul di berbagai bagian tubuh, seperti:
  7. Tinea corporis: kurap di badan
  8. Tinea cruris: kurap di selangkangan (sering disebut “jock itch”)
  9. Tinea capitis: kurap di kulit kepala
  10. Tinea pedis: kurap di kaki (dikenal sebagai “athlete’s foot”)
  11. Tinea manuum: kurap di tangan
  12. Tinea unguium: jamur di kuku

Proses Diagnosis Kurap

Biasanya, diagnosis kurap cukup dilakukan melalui pemeriksaan fisik oleh dokter. Namun, dalam beberapa kasus, dokter mungkin akan melakukan:

  1. Tes kerokan kulit
    Serpihan kulit yang terinfeksi diperiksa di bawah mikroskop untuk memastikan ada jamur.
  2. Tes lampu Wood
    Menggunakan cahaya ultraviolet untuk melihat infeksi jamur yang tidak terlihat jelas oleh mata.
  3. Kultur jamur
    Digunakan bila infeksi sulit diidentifikasi atau tidak membaik dengan pengobatan biasa.

Pilihan Pengobatan Kurap

  1. Pengobatan Medis
    Obat antijamur oles (topikal)
    Biasanya digunakan untuk infeksi ringan hingga sedang:
    Clotrimazole
    Miconazole
    Ketoconazole
    Terbinafine
    Obat antijamur oral
    Diberikan bila infeksi luas, kronis, atau tidak mempan dengan obat oles:
    Itraconazole
    Griseofulvin
    Fluconazole
    Catatan: Penggunaan obat antijamur harus sesuai dosis dan durasi yang dianjurkan agar infeksi benar-benar sembuh dan tidak kambuh.
  1. Perawatan Mandiri di Rumah

Jaga kebersihan area terinfeksi, cuci dengan sabun ringan dan keringkan dengan benar
Gunakan pakaian yang longgar dan menyerap keringat
Ganti pakaian dan handuk setiap hari
Hindari menggaruk agar infeksi tidak menyebar atau menyebabkan luka

  1. Pengobatan Alami (Sebagai Pendukung)

Beberapa bahan alami bisa digunakan untuk meredakan gejala, namun tidak menggantikan pengobatan utama:
Minyak kelapa: bersifat antijamur ringan
Cuka apel: digunakan sebagai kompres lembut untuk meredakan gatal
Bawang putih: dioleskan dalam jumlah kecil (uji dulu pada kulit)
Lidah buaya: membantu menenangkan kulit dan mempercepat penyembuhan

Cara Mencegah Kurap,Karena kurap sangat mudah menular, pencegahan adalah langkah terbaik. Berikut tipsnya:

✅ Jaga kebersihan tubuh:
Mandi setiap hari, terutama setelah banyak berkeringat
Keringkan tubuh hingga benar-benar kering, terutama di area lipatan
✅ Jangan berbagi barang pribadi:
Handuk, pakaian, sisir, topi, sepatu, atau alat olahraga
✅ Pilih pakaian yang tepat:
Gunakan bahan katun yang menyerap keringat
Hindari pakaian ketat dan sintetis yang membuat kulit lembap
✅ Rutin mencuci perlengkapan pribadi:
Termasuk seprai, handuk, dan pakaian dalam
✅ Jaga hewan peliharaan:
Bawa ke dokter hewan jika muncul tanda infeksi kuli
✅ Jaga daya tahan tubuh:
Konsumsi makanan sehat, olahraga rutin, dan cukup istirahat

Kapan Harus ke Dokter?


Segera temui dokter jika:
Ruam tidak membaik dalam 2–3 minggu meskipun sudah diberi obat oles
Infeksi meluas ke area tubuh lain
Terdapat luka terbuka, nanah, atau pembengkakan

Pernah merasakan gatal di kulit disertai bercak merah yang makin lama makin mengganggu? Itu bisa jadi kadas! Meski sering dianggap sepele, kadas perlu penanganan yang tepat agar tidak makin menyebar. Artikel ini akan membantu kamu mengenali penyebab, gejala, hingga cara mengatasinya. https://rumahsakitband.com/gatal-yang-mengganggu-kenali-kadas-infeksi-kulit-yang-mudah-menular/

Subscribe Today

GET EXCLUSIVE FULL ACCESS TO PREMIUM CONTENT

SUPPORT NONPROFIT JOURNALISM

EXPERT ANALYSIS OF AND EMERGING TRENDS IN CHILD WELFARE AND JUVENILE JUSTICE

TOPICAL VIDEO WEBINARS

Get unlimited access to our EXCLUSIVE Content and our archive of subscriber stories.

Exclusive content

- Advertisement -Newspaper WordPress Theme

Latest article

More article

- Advertisement -Newspaper WordPress Theme